Lantai Vinyl atau Parket — Manakah yang lebih bagus, Lantai Vinyl atau Parket? Uraian berikut akan memperjelas plus minus keduanya, sehingga pertanyaan ini dapat terjawab.

Lantai Parket

Pelapis Lantai berbahan Kayu Solid dikenal pula dengan sebutan “Parket” (Inggris: Parquet). Pelapis lantai ini terambil dari alam. Utamanya, berasal dari kayu jati, merbau, sonokeling, bengkirai, dll. Karakteristik kayu yang kuat, jelas menjadi salah satu nilai plus jenis pelapis lantai ini.

Penerapan parket pada hunian, tak cuma memberikan kesan natural. Suasana elegan, mewah dan artistik tercipta manakala parket dipilih sebagai elemen interior lantai.

 

Harga Parket per Meter Persegi

Ketersediaan kayu (pohon) yang bagus untuk memproduksi parket, semakin menipis di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Lantaran itulah, harga parket di pasaran pun terbilang mahal, jika dibandingkan dengan jenis penutup lantai lain. Dan apabila produk parket terbuat dari kayu jati, maka harganya pun jauh lebih mahal lagi.

Secara umum, harga parket per meter persegi (supply dan instalasi), ada pada range 450 ribu – 700 ribu, untuk jenis kayu sonokeling dan jati.

 

Simak Pula: Lantai Vinyl atau Keramik: Bagusan Mana?

 

Kelebihan Parket

Sejumlah kelebihan parket adalah:

1. Mencipta kesan natural-elegan-mewah-dan artistik.

2. Bisa tahan lama—daya tahan tersebut, sangat bergantung pada waktu instalasi awal, pengaplikasian pada ruang yang tepat, dan maintenance yang benar, maka 15-20 tahun merupakan waktu yang dapat dicapai oleh parket.

3. Aman dari zat apapun, karena terbuat dari kayu asli.

4. Nilai jual hunian menjadi lebih punya posisi tawar yang tinggi di mata calon pembeli.

aplikasi parket pattern pada hunian
aplikasi parket pattern pada hunian (img havcarpets.co.za)

 

Kekurangan Parket

Di samping sejumlah kelebihan tersebut, kekurangan lantai kayu solid ini pun ada, di antaranya:

1. Harganya mahal, karena ketersediaan bahan bakunya yang semakin minim di alam.

2. Kelembapan adalah satu dari sekian kekurangannya; Kelembapan akan membuat parket memuai dan menyusut, sehingga posisinya pada area lantai menjadi tidak rata atau renggang.

3. Jika terjadi kerusakan pada satu-dua lembaran, maka proses memperbaiki area tersebut akan sangat merepotkan. Merepotkan, karena bukan hanya satu-dua lembaran yang akan diganti; Bisa jadi, seluruh area (living room misalnya), harus mendapatkan perbaikan yang sama, guna mendapatkan penguncian dan perataan yang sama seperti semula.

4. Rentan terhadap goresan benda yang melintas di atasnya.

5. Resiko dimakan rayap sangat besar–Kendatipun lantai hunian yang diaplikasikan berada di lantai yang lebih tinggi (bukan lantai dasar), rayap selalu saja mendapatkan ‘jalannya’ untuk menggerogoti parket.

 

Tips Lantai Parket Tahan Lama

Guna mengurangi kerusakan Lantai Parket sebelum waktunya, sebelum instalasi lantai harus dipastikan bersih, dan bebas dari kelembapan. Selain itu, dalam masa pakai, cara pengepelan yang benar, wajib dilakukan terus menerus. Begitu pula pada ruang yang terkena sinar matahari secara langsung, mesti disiasati dengan menambahkan pelapis gordyn (kain vitrage).

Jadi, Lantai Vinyl atau Parket, bagusan mana? Supaya fair, ikuti sedikit uraian tentang jenis lantai ini.

Lantai Vinyl (Vinyl Flooring)

Meskipun Lantai Vinyl tampak seperti kayu atau bermotif kayu, penutup lantai jenis ini sama sekali tidak berbahan kayu sedikitpun.

Jenis lantai ini sedang hits di pasaran dunia, termasuk Indonesia. Hits, karena harga material dan pemasangannya yang dianggap konsumen relatif lebih murah. Kendatipun bukanlah jenis penutup lantai yang terbaik di antara jenis pelapis lantai yang lain, Lantai Vinyl kerapkali menjadi pilihan teratas, manakala harga, motif, kesan, dan daya tahan, menjadi pertimbangan.

Kelebihan Lantai Vinyl

Lantai Vinyl mempunyai sejumlah kelebihan, di antaranya:

1. Memiliki kemampuan water resistant (tahan terhadap air).

2. Vinyl Flooring sangat tahan terhadap goresan benda (furniture) berat yang berada di atasnya atau yang melintasinya, karena mempunyai layer anti-scratch.

3. Tidak terpengaruh dengan sinar matahari kendati tersinari matahari dalam waktu yang lama. Sinar matahari tidak pula membuat Vinyl memuai fisiknya.

4. Tahan lama adalah salah satu kelebihan utama jenis lantai ini. Lantai Vinyl dengan kualitas premium, yang diaplikasikan dengan prosedur pemasangan yang benar, dapat bertahan hingga belasan bahkan puluhan tahun.

5. Anti rayap sampai kapanpun, karena materialnya sama sekali tidak mengandung kayu sedikitpun.

6. Dapat diaplikasikan pada ruang manapun (indoor maupun outdoor), bahkan pada dinding, plafon, tangga dan meja.

7. Tersedia berbagai macam motif kayu, dan bahkan custom (untuk Vinyl Karpet); dll.

aplikasi karpet vinyl pada rumah sakit
aplikasi karpet vinyl pada rumah sakit (img pinterest.com)

Kekurangan Lantai Vinyl

Tidak ada penutup lantai yang sempurna tanpa kekurangan. Demikian pula dengan Lantai Vinyl. Sejumlah kekurangan jenis lantai ini, antara lain:

1. Rentan terhadap benda tajam. Karena bukan terbuat dari kayu solid, jenis penutup lantai ini sangat mudah rusak apabila sengaja merusaknya dengan pisau, silet, cutter, dll.

2. Satu lembaran rusak, harus membeli 1 dus lembaran serupa. Artinya, sebagian besar lembaran tidak akan digunakan. Sisi positifnya, Anda dapat menyimpan lembaran tersisa untuk antisipasi kerusakan di bagian lain, jika kelak terjadi.

3. Terbuat dari VOC (Volatile Organic Compounds), yang katanya tak baik untuk kesehatan. Disebut-sebut, sebagian kecil orang, katanya sensitif terhadap kandungan VOC yang terlepas di udara oleh Vinyl. Faktanya, tak sedikit kamar pada sebuah hunian, dan bahkan ruangan institusi kesehatan, yang justeru menggunakan jenis lantai ini (baik Lantai Vinyl lembaran, ubin, dan atau Karpet Vinyl). Itu sebabnya, perihal VOC ini perlu kajian medis lebih lanjut; dll.

 

Harga Lantai Vinyl per Meter Persegi

Umumnya, per box Vinyl tile (ubin) dan plank (lembaran) dapat menutup area lantai seluas 3 meter lebih.

Harga Lantai Vinyl per meter persegi: Rp. 120.000 hingga Rp. 150.000 (berisi 19 sampai 30 pcs plank). Harga ini termasuk range harga Lantai Vinyl Murah, dengan ciri utama pada wear layer dengan ketebalan di bawah 0,3mm.  Sedangkan, jika hendak mendapatkan merk Lantai Vinyl yang lebih berkualitas premium dan luxury (kualitas nomor satu), harga materialnya ada pada range 300 ribuan, dengan harga pemasangan per meter persegi: 30 ribu hingga 50 ribuan.

* Wear layer sangat berpengaruh besar pada daya tahan atau masa pakai Vinyl. Semakin tebal wear layer-nya, semakin berumur panjang penutup Lantai Vinyl tersebut.

 

Tips Menggunakan Lantai Vinyl

Sejumlah tips berikut akan memperpanjang umur Lantai Vinyl, yaitu:

1. Pemasangan perdana idealnya menggunakan jasa para ahli pasang Vinyl, dan menggunakan lem khusus.

2. Bersihkan dengan rutin; Pel dengan sedikit air. Jika ada, seminggu sekali dapat menggunakan vacuum cleaner, agar debu yang menempel dapat terangkat.

3. Kendatipun mempunyai lapisan anti gores, pakailah lap kotor yang ditempatkan pada dasar kaki furniture yang akan dipindahkan posisinya pada suatu ruangan.

4. Hindarkan dari kemungkinan sengaja/tidak sengaja tergores benda tajam (pisau, silet, dll).

So, mana lebih baik, Lantai Vinyl atau Parket? Sekali lagi, tidak ada penutup lantai terbaik dan sempurna; Semua memiliki kelebihan dan juga kekurangan. Maka, mana yang lebih bagus, Lantai Vinyl vs Parket? Anda sendirilah yang menimbang dan memutuskannya.