Lantai Vinyl atau Keramik–Rumah adalah investasi jangka panjang. Maka dari itu, pemilihan material rumah sedapat mungkin minimal dari kesalahan. Sebab jika tidak, perbaikan/penggantian salah satu material, bisa jadi menguras kantong tidak sedikit.

Dalam kaitan itu, material lantai, khususnya pelapis lantai menjadi salah satu yang tak boleh salah dalam pemilihannya.

Menghitung untung rugi, serta kelebihan dan kekurangan pelapis lantai, sebelum membelinya adalah sebuah keniscayaan. Jika diadu, antara Lantai Vinyl atau Keramik, bagusan yang mana?

Sebelum menjawabnya, berikut, sejumlah plus-minus pelapis lantai, khususnya antara Lantai Keramik dan Lantai Vinyl (Vinyl Flooring):

 

Lantai Keramik

Lantai Keramik atau kadang disebut pula dengan ubin lantai diciptakan atau terbuat dari tanah liat yang dilapisi dengan glazur (lapisan tipis yang melapisi keramik). Adapun fungsi glazur itu untuk menutupi pori-pori pada keramik agar kedap air, terkesan higenis, meningkatkan kekuatan mekanik, dan meningkatkan ketahanan terhadap cairan kimia.

lantai keramik adalah

Di pasaran, ada dua jenis keramik: Lantai keramik berglazur dan ubin porselin atau homogoneus tile. Jika pada keramik berglazur dibakar hingga 10.000 C, ubin porselin dibakar di atas suhu 12.500 C. Manfaat pembakaran tersebut agar keramik tidak hancur ketika direndam dalam air. Setelah proses pembakaran, keramik dipoles dan dipotong-potong sesuai ukuran. Yang membuat keramik menjadi mahal, utamanya ubin porselin, yaitu pada proses pemolesan tersebut. Itu sebabnya, ubin porselin harganya lebih mahal ketimbang keramik berglazur biasa.

 

Harga Lantai Keramik Terbaru

Harga keramik lantai platinum, seperti merk Fredo (KW-A) dan Teakwood misalnya, dengan ukuran 60×60 (4 dus), berada pada kisaran 80 ribuan. Sedangkan yang lebih murah, seperti keramik Lantai Mulia (putih polos), ukuran 30×30, per meter perseginya ada pada kisaran harga 40 ribuan. Dan jika anda ingin alternatif lain, harga keramik Lantai Milan, Fancy Color misalnya, dengan ukuran 50×50, per meter perseginya dihargai sekitar 120 ribuan.

Level kualitas Lantai Keramik, tak jauh beda dengan jenis pelapis lantai lain, yakni terbagi menjadi KW1, KW2 dan KW3. Lantai Keramik KW1 berarti tanpa cacat dan tidak ada penyimpangan ukuran. Sedangkan Lantai Keramik KW2, memiliki cacat kecil seperti goresan, ketidakstabilan warna dan ukuran, dll. Dan Lantai Keramik KW3, cacatnya sangat jelas terlihat mata—biasanya jelas terlihat pada permukaannya. Di samping itu, yang umum kasat mata pada Lantai Keramik KW3, yakni adanya penyimpangan ukuran dan ketidakstabilan warna.

 

Kelebihan Lantai Keramik

Inilah sejumlah kelebihan Lantai Keramik:

  1. Mudah diperoleh. Tidak ada toko material yang tidak menjualnya.
  2. Tahan lama.
  3. Tahan gesekan benda yang berada/melintas di atasnya.
  4. Mempunyai banyak pilihan motif, warna dan ukuran.
  5. Rendah daya serap air.
  6. Mudah dalam perawatan.
  7. Indah dalam aplikasi indoor maupun outdoor.
  8. Debu tidak menempel permanen.

Sejumlah kelebihan Lantai Keramik tersebut tak berarti ubin lantai ini tanpa kekurangan.

motif lantai keramik

Kekurangan Lantai Keramik

Inilah sejumlah kekurangan Lantai Keramik:

  1. Kurang nyaman di kaki, karena menghantarkan dingin.
  2. Adanya nat antara keramik, membuatnya sulit dibersihkan.
  3. Mudah memuai jika terkena panas.
  4. Sifat keramik yang getas dan keras membuatnya mudah retak dan pecah, yang diawali dengan memuai.
  5. Pemasangan keramik membutuhkan semen. Inilah yang membuatnya tampak kotor karena noda yang tertinggal.

 

Simak Pula: Lantai Vinyl atau Parket: Bagusan Mana?

 

Tips Lantai Keramik Tahan Lama

Agar Lantai Keramik menjadi awet alias tahan lama, sejumlah tips ini perlu diterapkan:

  1. Pemilihan keramik berkualitas nomor satu adalah keniscayaan.
  2. Pemasangan di awal sangat menentukan umur keramik, yakni diawali dengan merendam keramik pada air, dasar lantai harus kuat dan rata, diperlukan garis bantu agar terpasang presisi, dan dipasang oleh tukang yang berpengalaman.
  3. Untuk indoor (living room) usahakan tidak sering terkena cahaya materi, dan tidak pula tergenangi air dalam jangka waktu lama.
  4. Bersihkan/sapu dan pel secara rutin. Sesekali bisa menggunakan larutan khusus untuk mengangkat noda yang membandel.

Jadi, Lantai Vinyl atau Lantai Keramik, bagusan mana? Supaya fair, ikuti sedikit uraian tentang Vinyl.

 

Lantai Vinyl (Vinyl Flooring)

Meskipun Lantai Vinyl tampak seperti kayu atau bermotif kayu, penutup lantai jenis ini sama sekali tidak berbahan kayu sedikitpun.

Jenis lantai ini sedang hits di pasaran dunia, termasuk Indonesia. Hits, karena harga material dan pemasangannya yang dianggap konsumen relatif lebih murah. Kendatipun bukanlah jenis penutup lantai yang terbaik di antara jenis pelapis lantai yang lain, Lantai Vinyl kerapkali menjadi pilihan teratas, manakala harga, motif, kesan, dan daya tahan, menjadi pertimbangan.

lantai vinyl atau keramik bagusan mana

Kelebihan Lantai Vinyl

Jenis lantai ini mempunyai puluhan kelebihan. Inilah sejumlah kelebihannya:

  1. Memiliki kemampuan water resistant (tahan terhadap air).
  2. Vinyl Flooring sangat tahan terhadap goresan benda (furniture) berat yang berada di atasnya atau yang melintasinya, karena mempunyai layer anti-scratch.
  3. Tidak terpengaruh dengan sinar matahari kendati tersinari matahari dalam waktu yang lama. Sinar matahari tidak pula membuat Vinyl memuai fisiknya.
  4. Tahan lama adalah salah satu kelebihan utama jenis lantai ini. Lantai Vinyl dengan kualitas premium, yang diaplikasikan dengan prosedur pemasangan yang benar, dapat bertahan hingga belasan bahkan puluhan tahun.
  5. Anti rayap sampai kapanpun, karena materialnya sama sekali tidak mengandung kayu sedikitpun.
  6. Dapat diaplikasikan pada ruang manapun (indoor maupun outdoor), bahkan pada dinding, plafon, tangga dan meja.
  7. Tersedia berbagai macam motif kayu, dan bahkan custom (untuk Vinyl Karpet); dll.

 

Kekurangan Lantai Vinyl

Tidak ada penutup lantai yang sempurna tanpa kekurangan. Demikian pula dengan Lantai Vinyl. Sejumlah kekurangan jenis lantai ini, antara lain:

  1. Rentan terhadap benda tajam. Karena bukan terbuat dari kayu solid, jenis penutup lantai ini sangat mudah rusak apabila sengaja merusaknya dengan pisau, silet, cutter, dll.
  2. Satu lembaran rusak, harus membeli 1 dus lembaran serupa. Artinya, sebagian besar lembaran tidak akan digunakan. Sisi positifnya, Anda dapat menyimpan lembaran tersisa untuk antisipasi kerusakan di bagian lain, jika kelak terjadi.
  3. Terbuat dari VOC (Volatile Organic Compounds), yang katanya tak baik untuk kesehatan. Disebut-sebut, sebagian kecil orang, katanya sensitif terhadap kandungan VOC yang terlepas di udara oleh Vinyl. Faktanya, tak sedikit kamar pada sebuah hunian, dan bahkan ruangan institusi kesehatan, yang justeru menggunakan jenis lantai ini (baik Lantai Vinyl lembaran, ubin, dan atau Karpet Vinyl). Itu sebabnya, perihal VOC ini perlu kajian medis lebih lanjut; dll.

lantai vinyl vs lantai keramik

Harga Lantai Vinyl per Meter Persegi

Umumnya, per box Vinyl tile (ubin) dan plank (lembaran) dapat menutup area lantai seluas 3 meter lebih.

Harga Lantai Vinyl per meter persegi: Rp. 120.000 hingga Rp. 150.000 (berisi 19 sampai 30 pcs plank). Harga ini termasuk range harga Lantai Vinyl Murah, dengan ciri utama pada wear layer dengan ketebalan di bawah 0,3mm.  Sedangkan, jika hendak mendapatkan merk Lantai Vinyl yang lebih berkualitas premium dan luxury (kualitas nomor satu), harga materialnya ada pada range 300 ribuan, dengan harga pemasangan per meter persegi: 30 ribu hingga 50 ribuan.

* Wear layer sangat berpengaruh besar pada daya tahan atau masa pakai Vinyl. Semakin tebal wear layer-nya, semakin berumur panjang penutup Lantai Vinyl tersebut.

 

Tips Menggunakan Lantai Vinyl

Inilah sejumlah tips yang akan memperpanjang umur Lantai Vinyl:

  1. Pemasangan perdana idealnya menggunakan jasa para ahli pasang Vinyl, dan menggunakan lem khusus.
  2. Bersihkan dengan rutin; Pel dengan sedikit air. Jika ada, seminggu sekali dapat menggunakan vacum cleaner, agar debu yang menempel dapat terangkat.
  3. Kendatipun mempunyai lapisan anti gores, pakailah lap kotor yang ditempatkan pada dasar kaki furniture yang akan dipindahkan posisinya pada suatu ruangan.
  4. Hindarkan dari kemungkinan sengaja/tidak sengaja tergores benda tajam (pisau, silet, dll).

 

Jadi, mana lebih baik, Lantai Vinyl atau Lantai Keramik? Sekali lagi, tidak ada penutup lantai terbaik dan sempurna; Semua memiliki kelebihan dan juga kekurangan. Maka, mana yang lebih bagus, Lantai Vinyl vs Keramik? Anda sendirilah yang menimbang dan memutuskannya.

 

 

 

Close Menu
1
Hi, silahkan bertanya..
Powered by